5. Cara paling sederhana untuk mulai catat makanan

Memulai perjalanan penurunan berat badan dan menghitung kalori bisa terasa bikin pusing, apalagi kalau kamu belum pernah coba sebelumnya. Gampang banget rasanya pengin semuanya langsung benar dari awal. Tekanan itu saja sudah cukup buat kamu nggak jadi mulai. Kenyataannya, kamu nggak perlu mengubah semuanya sekaligus, dan kamu juga nggak perlu mencatat dengan sempurna supaya bermanfaat.

Kalau kamu lagi bingung atau nggak yakin harus mulai dari mana, saran di bawah ini dibuat buat bantu kamu pelan-pelan masuk ke kebiasaan mencatat makanan tanpa tekanan.

4_major_food_groups.png

Fokus ke bagian utama dari tiap makanmu

Banyak makanan terdiri dari 3–5 bahan atau lebih. Tapi, sebagian bahan itu cuma nyumbang porsi kecil dari total kalori di satu porsi (mis., saus/condiment). Kalau kamu kewalahan mencari dan menambahkan setiap komponen, mulai saja dari bahan-bahan utama — sumber protein, sayur, dan karbohidrat utamanya.

Misalnya, kalau kamu makan tumis ayam, kamu bisa mencatat:

  • Dada ayam
  • Sayuran campur
  • Nasi

Dan biarkan saus atau tambahan kecil lainnya untuk nanti. Cara ini sudah menangkap sebagian besar kalori di satu porsi dan bikin pencatatan tetap simpel. Kamu selalu bisa tambahkan detail lebih lanjut nanti setelah kebiasaan mencatat terasa lebih mudah.

4_generic_foods.png

Pakai makanan “generik” daripada cari merek yang persis

Saat kamu cari makanan, kamu akan lihat produk bermerek dan opsi generik. Makanan generik mewakili rata-rata dari makanan tersebut dan seringnya sudah cukup di tahap awal.

Di awal, tujuan mencatat bukan menangkap setiap detail super tepat; tujuannya memahami kira-kira berapa kalori yang kamu makan sepanjang hari dan bagaimana tiap makanan berkontribusi ke totalnya.

Untuk kebanyakan makanan sehari-hari, beda kalori antar merek itu kecil. Ngabisin waktu ekstra buat cari produk yang persis jarang sekali mengubah total harian kamu secara berarti, dan fokus pada konsistensi jauh lebih penting daripada ketepatan sempurna di awal.

Contohnya:

  • Catat “roti putih” daripada cari merek tertentu
  • Catat “daging sapi cincang” daripada mencari bungkus yang persis kamu pakai
  • Catat “susu full fat” daripada berusaha nemuin merek persis yang kamu minum

Kamu selalu bisa beralih ke makanan bermerek nanti kalau butuh akurasi lebih, tapi mulai yang sederhana bantu kamu tetap jalan tanpa macet di tengah.

4_log_main_meals.png

Mulai dari makan utama dan abaikan camilan/minuman (untuk sekarang)

Walau mencatat semua makanan dan minuman seharian ngasih gambaran paling akurat soal total kalori yang kamu konsumsi, mencatat makan utama saja tiap hari bisa jadi langkah awal yang bagus.

Mulai dengan mencatat makan utama saja, seperti:

  • Sarapan
  • Makan siang
  • Makan malam

Makan-makan ini biasanya mencakup sebagian besar kalori harianmu. Hanya mencatat makan utama bisa bantu bangun kebiasaan mencatat tanpa terasa kewalahan karena harus mencatat semua yang kamu konsumsi. Kalau itu sudah terasa mudah, kamu bisa perlahan mulai mencatat camilan dan minuman juga.

4_log_something.png

Fokus catat “sesuatu” dulu kalau catat “semuanya” terasa berat

Wajar kok kalau nggak mencatat karena nggak yakin soal porsi atau jumlah pastinya. Tapi pencatatan nggak harus 100% presisi untuk jadi berguna.

Kalau kamu kira-kira ingat apa yang dimakan tapi nggak tahu berapa banyak:

  • Perkirakan porsinya
  • Pilih takaran saji yang terasa mendekati
  • Tetap catat saja

Meskipun bukan ideal dalam jangka panjang, bahkan perkiraan pun jauh lebih membantu daripada melewatkan catatan sepenuhnya. Sekadar melakukan aksi mencatat makanan akan membentuk kebiasaan, dan seiring waktu kamu akan makin terampil dan akurat dalam mencatat.

Kamu nggak perlu semuanya sempurna untuk mulai. Mulai dari satu makanan dulu biar nyaman dengan prosesnya. Buka Diary kamu di aplikasi fatsecret, cari satu makanan yang kamu makan hari ini, lalu tambahkan. Setelah kamu mencatat item pertama, sisanya bakal terasa jauh lebih mudah.

Pertanyaan terkait